Masyarakat adat dan aktivis bersatu

14 Okt 2015

Di Merauke berlangsung perlawanan menentang pemusnahan 1,2 juta hektar hutan dan pencaplokan tanah. Para aktivis dan masyarakat adat disana bersatu membentuk satu koalisi.

Hingga kini terutama penduduk desa dan kelompok kecil yang kurang berpengalaman dalam mengambil pengaruh secara politis, melakukan aksi perlawanan menentang proyek besar. Akhir Oktober anggota aliansi baru ini akan melakukan pembicaraan di Jakarta dengan para mentri, pejabat dan bankir guna menghentikan pengrusakan hutan di Papua.  

Menurut koran Suara Papua, petisi Selamatkan Hutan Hujan capai lebih dari 82 ribu tandatangan: Hutan Papua Terancam Punah.Petisi Minta Presiden Jokowi Hentikan Pembabatan Hutan di Merauke Capai 82 Ribu Pendukung