Konstitusi Perancis mengijinkan penghentian minyak sawit

Perkebunan Sawit Biofuel Prancis Untuk biofuel yang katanya ramah lingkungan, hutan hujan ditebang (© Globalfilm + Composer/Fotolia - Montage Sauvons la forêt)

18 Des 2019

Di tingkat Mahkamah Konstitusi Perancis, perusahaan minyak TOTAL kalah dalam gugatan terhadap penghapusan keringanan pajak biofuel dari minyak sawit. Ini adalah pukulan besar bagi perusahaan yang berusaha agar peraturan yang mengancam kilang minyak biofuelnya di La Mède bisa dirubah.

Mahkamah Konstitusi berpendapat bahwa legislatif bisa mengecualikan minyak sawit dari keringanan pajak biofuel tanpa harus mengabaikan konstitusi.“ Keputusan Décision n° 2019-808 QPC tanggal 11 oktober mensahkan peraturan yang berlaku mulai 1 Januari 2020.

Pengecualian minyak sawit dari biodiesel yang ditetapkan tanggal 18 Desember 2018 adalah sinyal yang jelas bagi TOTAL mengingat proyek kilang minyak di La Mède di dekat kota Marseille.

Sebagai reaksi perusahaan minyak itu telah mengancam menutup seluruh pabriknya. Kemudian perusahaan ini berubah pikiran dan mengeluh bahwa perusahaan telah kehilangan keuntungan sekitar 70-80 juta Euro. Tanggal 3 Juli TOTAL akhirnya mengumumkan awal produksi biofuel.

TOTAL dan bos perusahaan Patrick Pouyanné terus melobi parlemen Perancis dengan intensif agar perubahaan peraturan bisa dicapai. Ternyata parlemen dalam rapat malam disaat pembahasan anggaran rumah tangga telah memutuskan mengundurkan tanggal pengeluaran di enam tahun kedepan. Tapi atas protes aktivis lingkungan dan politisi yang tidak hadir dalam pengambilan suara, di esok harinya parlemen mencabut kembali keputusan itu. Dengan begitu TOTAl di bulan September telah mengancam untuk memindahkan produksinya dari La Mède ke Jerman.

Selamatkan Hutan Hujan sejak awal tahun 2017 telah berjuang menentang kilang minyak biofuel di La Mède. Kami akan terus berusaha berpartisipasi dimana perjuangan diperlukan. Petisi kami "hutan hujan ditebang demi biofuel? salah total!" telah ditandatangani oleh lebih dari 250.000 orang.