Tidak Ada Gencatan Senjata: Perlawanan untuk Kehidupan dan Wilayah dalam Menghadapi COVID-19 dan Pandemi Pertambangan

Protes menentang pertambangan di Ekuador di depan Kementerian Lingkungan Hidup, Oktober 2021 Selama pandemi, kegiatan eksplorasi lanjutan oleh perusahaan Kanada mengancam wilayah adat Shuar Arutam di wilayah Amazon di Ekuador. (© PSHA)

1 Jun 2022

Sebuah laporan baru oleh Koalisi Melawan Pandemi Pertambangan - Amerika Latin mengungkap kemajuan pertambangan yang tak terkendali selama pandemi, yang berarti bahwa masyarakat dan rakyat di Amerika Latin tidak bisa lengah saat mereka mengambil tindakan untuk melindungi diri mereka dari COVID-19.

Pemerintah dan perusahaan pertambangan memanfaatkan periode pandemi COVID-19 yang diperpanjang untuk mendorong ekspansi pertambangan yang agresif sebagai "penting" untuk kebangkitan ekonomi dan transisi energi.

Laporan "Sin Tregua: Resistencias por la Vida y el Territorio Frente al COVID-19 y la Pandemia Minera" NO REPRIEVE For life and territory: COVID-19 and resistance to the mining pandemic, didasarkan pada studi kasus dari sembilan negara Amerika Latin - México, Honduras, Panama, Kolombia, Ekuador, Brasil, Chili dan Argentina, Perú. Laporan ini berfokus pada pemahaman pihak teresebut memanfaatkan pandemi dan pada saat yang sama, mendokumentasikan tanggapan dan ketahanan masyarakat yang terkena dampak dalam kondisi yang bahkan lebih buruk daripada sebelum pandemi, menegaskan esensi sejati dari kepedulian timbal balik, organisasi masyarakat, tanah, air dan makanan sehat.

Penelitian ini menyoroti bahwa sektor pertambangan, khususnya sektor metalurgi, telah mengalami ledakan ekonomi, sementara masyarakat dan rakyat terus menderita akibat berbagai krisis yang saling terkait: sosial ekonomi, kesehatan, lingkungan dan kekerasan yang terkait dengannya. Harga mineral yang tinggi, risiko gangguan pasokan bahan mentah dalam rantai produksi, transisi energi serta kebijakan pertambangan di kawasan ini dan kolonialisme yang dilakukan dari negara lain adalah berbagai bentuk roda penggerak dalam sistem yang memanfaatkan setiap keadaan untuk melanggengkan dirinya sendiri dan yang berfungsi sebagai pendorong untuk meningkatkan spekulasi dan perluasan sektor yang disebut diatas pada periode ini. Proses-proses ini menambah semakin kerasnya tindak penindasan, kekerasan yang lebih berat lagi dan kontrol sosial yang dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan.

Terlepas dari berbagai ancaman yang dijabarkan, laporan ini diakhiri dengan analisis tentang pentingnya perlawanan terhadap model pertambangan, yang dipertahankan dalam konteks bahaya dan bencana iklim dan ekologi. Bagi masyarakat dan penduduk yang berada di garis depan melawan pertambangan, pengalaman mereka selama dua tahun terakhir memperkuat pentingnya untuk terus mempertahankan wilayah, air dan udara bersih, serta mata pencaharian dan penghidupan. Singkatnya, tidak mungkin "tinggal di rumah" saja bila semuanya masih berbahaya.

  • Koalisi Melawan Pandemi Pertambangan adalah sekelompok organisasi, jaringan dan inisiatif keadilan lingkungan dari Amerika Utara, Eropa, Asia-Pasifik, Afrika dan Amerika Latin yang bekerja dalam solidaritas global dengan masyarakat, masyarakat adat dan pekerja untuk merespons pelanggaran industri pertambangan terkait pandemi COVID-19.

  • Penelitian ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif global yang mencakup studi kasus yang dikembangkan dalam kemitraan dengan masyarakat dan kelompok akar rumput di 23 negara. Pada awal Juni ini Koalisi akan menerbitkan laporan analisis serupa di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Utara.

  • Selamatkan Hutan Hujan telah menjadi bagian dari Koalisi sejak Februari 2021 dan mendukung kelompok regional Amerika Latin serta berpartisipasi dalam penelitian.

TAUTAN UNTUK MENGUNDUH LAPORAN:

Bahasa Spanyol: https://bit.ly/38b6aKX

Bahasa Inggris: https://bit.ly/3NuXhL1

Informasi lebih lanjut

Ver casos, citas y datos relevantes del informe