Tragedi Jelang Natal: Ledakan smelter nikel menewaskan 20 orang

lilin untuk korban Solidaritas dengan korban ledakan di smelter IMIP (© Jatam Sulteng) Indonesia Morowali Industrial Park Indonesia Morowali Industrial Park dari atas (© Alliansi Sulawesi)

27 Des 2023

Tungku smelter di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) meledak hari natal dan menewaskan 20 orang dan melukai puluhan korban. Kecelakaan di industri nikel ini bukan kejadian pertama, tetapi sudah berulang.

Tragedi jelang natal

Kecelakaan kerja terjadi hari minggu, 24 Desember 2023, sekitar pukul 05.30 pagi. Musibah bermula dari kecelakaan yang dialami sejumlah pekerja saat melakukan perbaikan tungku dan pemasangan plat pada bagian tungku PT Indonesia Tsingshan Stainless Stell (ITSS).

Pihak Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menerangkan, penyebab ledakan diperkirakan karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan. Saat proses perbaikan tersebut, terjadi ledakan. Adapun di lokasi juga terdapat banyak tabung oksigen yang digunakan untuk pengelasan dan pemotongan komponen tungku. Akibatnya, ledakan pertama memicu beberapa tabung oksigen di sekitar area ikut meledak.

Dalam video yang dirilis akun Instagram @morowali_info saat kejadian kebakaran api cukup besar dan asap mengepul di sekitar smelter. Dalam video juga terlihat sejumlah pekerja berusaha menyelamatkan diri dengan nekat melompat dari lantai dua gedung, untuk keluar dari area kebakaran.

Sebagian besar korban dirawat di klinik dekat lokasi kejadian dan sebagian korban berat di sekujur tubuh diperkirakan 70% luka bakar. 

Ledakan tungku smelter nikel di areal IMIP adalah fenomena puncak gunung es yang terus dibiarkan. “Ini bukan kejadian pertama, tetapi sudah berulang. Dan, fenomena yang sama terjadi di banyak kawasan industri nikel di Indonesia,” tutur Melky Nahar, koordinator Jaringan Advokasi Tambang.

Setidaknya, menurut catatan Trends Asia, selama kurun 2015-2022, 53 orang tewas karena kecelakaan kerja di IMIP, baik tenaga kerja lokal dan tenaga kerja China. Jumlah korban kematian di kawasan industri nikel ini sebenarnya bisa jauh lebih tinggi, namun perusahaan seringkali diduga terutup, dan cenderung sembunyikan informasi. 

“Para karyawan diduga ketakutan memberikan informasi kecelakaan, karena konsekwensinya mereka diduga akan mendapatkan surat peringatan atau bahkan langsung dipecat,” tutur Moh. Taufik, Koordinator Jaringan Advokasi Tambang Sulawesi Tengah.

Catatan buruk di Indonesia Morowali Industrial Park IMIP

Mitra Selamatkan Hutan Hujan di lapangan mencatat beberapa pelanggaran hak asasi manusia dan hukum di pusat-pusat smelter nikel di Indonesia, mulai dari IMIP, GNI, VDNI, dan OSS, IWIP, hingga smelter-smelter di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Keselamatan karyawan tidak memadai

Kebebasan beribadah dibatasi

Karyawan ilegal dari China dari jalur tersembunyi

Kesenjangan perlakuan antara karyawan China dan Indonesia

Karyawan Indonesia yang diberi makanan tidak layak konsumsi

Gaji karyawan China lebih besar dari karyawan Indonesia

Sejarah maut Gunbuster Nickel Industry

Jelang Natal tahun 2022, di smelter PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) terjebak dalam kebakaran. Dua orang meninggal dunia.

Penanganan kasus cenderung menyalahkan korban, menyebabkan kemarahan para karyawan dan pecah dalam pemogokan karyawan PT GNI pada 14 Januari 2023 dan menewaskan tiga orang.

Hingga saat ini, hasil investigasi kepolisian terkait peristiwa pemogokan berdarah ini tak pernah dikeluarkan untuk publik. Ratusan aparat keamanan yang diturunkan ke lapangan pasca kejadian tidak untuk melindungi hak-hak keselamatan para pekerja namun melulu hanya untuk kepentingan keberlangsungan produksi nikel. LSM JATAM menuntut penghentian operasi GNI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait aktivitas GNI, namun tak didengarkan oleh aparat.

* Catatan 28 Desember 2023 *

Kecelakaan terjadi lagi pada tanggal 28/12/2023, smelter GNI di Morowali Utara terbakar. Menurut pihak perusahaan dan kepolisian, tidak ada korban jiwa. Menurut catatan warga dan media Bloombergtechnoz.com, kecelakaan akhir tahun 2023 ini adalah insiden kelima di smelter GNI dalam waktu satu tahun.

Hilirisasi nikel makan korban

Hilirisasi nikel ini jadi program andalan Jokowi. Hilirisasi telah makan korban, tak hanya korban nyawa, tapi juga kemiskinan warga sekitar smelter nikel. Smelter nikel IMIP di Morowali, misalnya, menyebabkan wilayah tangkap ikan nelayan di Kurisa, Fatufia, menghilang. Laut yang dibuangi limbah PLTU IMIP 24 jam tiap hari dan tujuh hari tiap minggu non stop.

Selain itu, lahan pertanian warga Bahomakmur juga tidak lagi produktif sejak smelterisasi nikel berlangsung di dekat desa mereka. “Tanaman padi yang baru ditanam langsung mati, jika terkena air kuning dari tambang nikel,” tutur Sabar, warga Baho Makmur. “Sepuluh tahun terakhir kita tak lagi bisa tanam padi.”

Pemilu 2024: Kerusakan Akan Terus Berlangsung

Dari ketiga pasangan capres-cawapres 2024 besar kemungkinan akan melanjutkan program hilirisasi Jokowi ini. Berdasakan dokumen visi-misi Prabowo-Gibran, misalnya, mereka tak hanya akan melanjutkan hilirisasi nikel namun akan mengembangkan hilirisasi bauksit, tembaga, timah, produk maritim.

Pasangan Pranowo dan Mahfud juga hendak melanjutkan program hilirisasi Jokowi. Mereka akan mendorong hilirisasi pertambangan, perkebunan, pertanian dan perikanan.

Pasangan Anies dan Muhaimin menyusun sejumlah agenda strategis yang meliputi pengembangan delapan kawasan di Indonesia. Salah satunya, mendororong industrialisasi hasil bumi untuk meningkatkan nilai tambah produk dan menjadikan Sulawesi sebagai pusat coklat dunia, basis nikel nasional dan lumbung pangan nasional.

Bisa dibilang ketiga kandidat ini melulu bicara soal untung dan nilai tambah dari hilirisasi yang mereka canangkan. Tak satupun kandidat yang bicara terkait keselamat kerja, dan nyawa manusia yang dikorbannya akibat hilirisasi yang buru-buru dan merusak dalam kecepatan penuh.

Begitupun, persoalan kerusakan lingkungan dan hilangnya sumber-sumber kehidupan warga sekitar proyek hilirisasi ini, juga tak satupun yang menjadi perhatian dari tiga kandidat.

Untuk itu JATAM menuntut Presiden Jokowi dan Kapolri

  1. segera melakukan audit/evaluasi atas seluruh tindakan kejahatan PT. IMIP terhadap buruh, warga terdampak, maupun lingkungan hidup.

  2. segera lakukan proses hukum atas Kejahatan PT. IMIP, terutama terkait dugaan pelanggaran hukum dalam ketenagakerjaan, lingkungan hidup dan warga yang terdampak.

  3. segera perintahkan PT. IMIP agar melakukan pemulihan sosial-ekologis atas segala kerusakan yang telah terjadi.

sumber: Press Rilis Jaringan Advokasi Tambang, Minggu, 24 Desember 2023

menbaca lebih lanjut: PROYEK Perlawanan terhadap pertambangan di Sulawesi







Pesan buletin kami sekarang.

Tetap up-to-date dengan newsletter gratis kami - untuk menyelamatkan hutan hujan!