Uni Eropa (UE) harus melindungi hutan, bukan membakarnya guna pembangkit listrik

Penyerahan petisi di Brussel Pelindung lingkungan berprotes di depan gedung Komisi UE di Brussel dengan spanduk bertuliskan “UE: Lindungi hutan! Jangan bakar hutan bagi pabrik pembangkit listrik” (© Daniel Djamo) Penyerahan petisi di Brussel Diederik Samsom dari Komisi UE (di layar TV) berdiskusi dengan para pelindung lingkungan (© Daniel Djamo)

17 Jun 2021

Pelindung lingkungan dan iklim pada tanggal 15 juni telah menyerahkan petisi bersama dari We Move Europe, National Resources Defense Council (NRDC) dan Selamatkan Hutan Hujan kepada Komisi UE. Mereka menuntut perlindungan hutan dan penghentian pembakaran kayu massal bagi pabrik pembangkit listrik

Petisi yang didukung 126 organisasi telah ditanda tangani sebanyak 220.000 orang, 83.000 diantaranya lewat Selamatkan Hutan Hujan. Tandatangan tersebut diserahkan di Brussel dalam rangka sebuah dialog yang telah disepakati dengan Diederik Samsom dari Komisi-UE.

Pembakaran kayu tidaklah CO2-netral dan juga bukan tujuan yang ditargetkan dan disubvensi dalam pedoman UE untuk energi yang terbarukan (Inggris: RED) yang kini sedang direvisi, demikian tuntutan organsisasi lingkungan.

 

Pada aksi protes di depan gedung Komisi UE para pelindung iklim juga merentangkan spanduk dengan tulisan „UE: Lindungi hutan! Jangan bakar hutan untuk pabrik pembangkit listrik”. Wakil Presiden Komisi UE, Timmermans, bertanggung jawab atas apa yang disebut „green deal“ yaitu suatu gagasan yang akan menghasilkan perekonomian yang modern, sumber daya yang efisien dan kompetitif di UE.

Politik iklim UE dan negara-negara anggotanya yang salah kaprah akan mengakibatkan hutan bumi akan terus dijarah dan didegradasi. Sekitar 500 juta kubikmeter (m³), atau setengah dari jumlah pohon-pohon yang ditebang di UE, telah digunakan bagi produksi energi.

Untuk memenuhi kebutuhan jumlah kayu yang dibutuhkan, kini hutan-hutan di Eropa, Amerika Utara dan Siberia ditebang. Mesin panen dan transportasi yang berat merusak tanah, perairan dan air tanah.

Hutan, yang tidak saja menampung jumlah CO2 yang besar dari atmosfir dan menyimpan karbon dalam waktu yang lama di biomassa dan tanah, akan dirubah menjadi perkebunan industri yang suram sehingga biodiversitasnya juga dirusak.

Pohon-pohon dipotong berkeping-keping dan dipres di pabrik menjadi pelet kayu. Kayu yang berbentuk gulungan kecil ini tidak hanya dibakar di tungku api rumah, tapi juga di Pembangkit Listrik Batubara. Semakin banyak pembangkit jenis ini yang dirubah menjadi energi biomassa.

Bioenergi di UE mencakup sekitar duapertiga dari jumlah energi yang terbarukan, terutama kayu. Ratusan juta pohon dibakar di pabrik pembangkit listrik untuk menghasilkan yang katanya listrik hijau dan tenaga panas bersih.